Cerita Menginspirasi Pendiri SOFTBANK - Masayoshi Son

Cerita Menginspirasi Pendiri SOFTBANK - Masayoshi Son

Softbank ialah perusahaan telekomunikasi dan media asal Jepang yang bergerak di penyuplai service Internet, telekomunikasi mobile, dan keuangan. Kemungkinan beberapa dari kita cukup samar-samar bernama Softbank. Tetapi di kelompok Startup, nama Softbank benar-benar terkenal karena Softbank benar-benar royal menyuntikan investasi ke Startup yang berkembang. Terdaftar telah banyak perusahaan dan Startup terutamanya tehnologi sebagai besar karena kontribusi dana dari Softbank.

Nach bila kamu bertanya siapa sich figur dibalik Softbank ?. Ya ia ialah Masayoshi Son Founder sekalian CEO Softbank Corporation. Lantas bagaimana narasi menginspirasi saat dia membangun Softbank ? Berikut ialah cerita sukses dari Masayoshi Son dari Biografi, Profile, dan perjalanan hidup pendiri Softbank yang kemungkinan memberi kita pelajaran hidup yang bernilai. Baca Penuturannya.

Biografi Masayoshi Son

Masayoshi Son terlahir di Tosu, Jepang, di tanggal 11 Agustus 1957. Dia ialah turunan Korea yang tinggal di Jepang. Awalannya Son dilahirkan dengan naman Son Jeong-ui, tetapi di saat itu, masyarakat Jepang tidak menyongsong dengan hangat ada imigran asal Korea di Jepang hingga ayahnya meng mengganti namanya jadi Masayoshi Son karena keluarganya ingin adopsi budaya jepang.

Info Source

Semenjak kecil Masayoshi Son telah memberikan ketertarikannya di bagian usaha dan computer. Bahkan juga Son dengan berani menjumpai Pendiri McDonald untuk minta rahasia bagaimana jadi orang yang sukses, pendiri McDonald merekomendasikan Masayoshi Son untuk belajar bahasa Inggris dan perdalam ketrampilan di bagian Informatika.

Pada umurnya 16 tahun, Son pindah ke California, Amerika Serikat, untuk meneruskan sekolah SMA Serramonte High School di South San Francisco. Sesudah lulus SMA, Son meneruskan studinya di Holy Names University. Tetapi sesudah 2 tahun, dia lalu berpindah ke Kampus of California, Barkeley jalur Ekonomi dan Pengetahuan Computer. Dia lulus dengan gelar B.A di bagian ekonomi di tahun 1980.

Sejauh ini Son sembunyi-sembunyi memberikan keterarikannya yang besar pada Chip Computer, ia mengetahui jika tehnologi computer akan selekasnya mengganti dunia usaha dan dapat mendapatkan banyak uang dari Microchip. Dari pertimbangan ini, Masayoshi Son dengan semangat memilih untuk membuat satu gagasan usaha sehari-harinya, dan pada akhirannya dia sukses kumpulkan minimal 250 gagasan atau ide usaha yang salah satunya akan mendapatkan banyak uang.

Son dengan berani untuk merealisasikan salah satunya gagasan usahanya yakni dengan membuat kamus electronic seukur kalkulator yang bisa menterjemahkan delapan bahasa. Dengan rasa optimis yang kuat, dia lalu cari kontribusi baik berbentuk tehnis dan dana. Son selanjutnya mengontak profesornya untuk menolong mewujudkan gagasannya. Gagasannya pada akhirnya sukses, bahkan juga kamus elektornik yang Son buat dibeli oleh Sharp Corporation pada harga 1 juta Dolar.

Dengan uang itu, Son lalu membangun usaha namanya Unison di tahun 1980 di Oakland, California. Usaha ini pada akhirnya dibeli oleh Kyocera.

Karier

Sesudah lulus kuliah, Masayoshi Son kembali lagi ke Jepang, dia lalu membangun organisasi yang konsentrasi dengan Internet dan Telekomunikasi namanya Nihon Softbank di tahun 1981. nama itu pada akhirnya disingkat jadi Softbank. Dia memegang sebagai Chairmain dan CEO di Softbank.

Di bulan Januari 1996, Masayoshi Son tergabung dengan Yahoo Japan Corporation dengan memegang sebagai President dan CEO. Di bulan juli 1996, Son didaulat sebagai Chairman of the Board (Ketua Dewan) di Yahoo Japan. Di tahun 2001 Son membangun Yahoo BB. Di bulan Oktober 2005, Masayoshi Son jadi Direktur di Alibaba Grup Holding Ltd.

Di tahun 2006, Vodafone jual seksi mobile ke Softbank pada harga 1,75 Yen Jepang, dan di April 2006, Son dipilih sebagai Chairman of the Board di Vodafone K.K. Sesudah pemerolehan itu, Softbank alami kritis. Di lain sisi, Yahoo BB masih sukses mengakuisisi Japan Telecom dan tutupi beberapa kritis di Softbank.

Kedermawan

Masayoshi Son dikenali sebagai seseorang yang pemurah hati. Son ambil peranan dalam taktik rekondisi saat musibah nuklir di Fukushima di tahun 2011, disamping itu dia berperanan dalam membuat project tenaga surya di Jepang. Di tahun 2011, Son menyumbang US$ 120 juta (Rp 1,5 Triliun) untuk menolong korban Tsunami di Tohoku Jepang.

Keberhasilan Softbank dan Masayoshi Son

Sekarang ini Softbank Corp sudah menjadi satu diantara perusahaan paling punya pengaruh terutamanya di bagian telekomunikasi, tehnologi, dan internet. Softbank mempunyai anak-anak perusahaan satu diantaranya Softbank Mobile yang disebut operator jaringan mobile paling besar ke-3 di Jepang. Softbank mempunyai saham di perusahaan tehnologi yang lain diantaranya di Yahoo! Japan, dan Alibaba Grup.

Ditanah air, dampak Softbank juga berasa terutamanya di bagian startup. Mencuplik dari beragam sumber Tokopedia dan Grab sukses memperoleh kucuran dana investasi untuk meningkatkan produknya dari Softbank.

Pendiri Softbank yaitu Masayoshi Son sukses dikukuhkan sebagai salah satunya orang yang punya pengaruh dan populer pada periodenya. Son dikukuhkan jadi orang paling kaya di Jepang. Menurut Forbes 2017, kekayaan Masayoshi Son terdaftar US$ 21,2 Miliar atau sekitaran Rp 273 Triliun.

Komentar