5 Posting di Media Sosial yang Buat Pegawai Dikeluarkan

5 Posting di Media Sosial yang Buat Pegawai Dikeluarkan

Sosial media ialah media tempat kita share segala hal, sosial media berperan untuk memudahkan kita memperoleh dan menebarkan sebuah info dengan cepat. Kita tidak dapat sangkal terkadang ada hati yang aneh kalau tidak buka account sosial media sahari saja, rasanya kalau tidak membuka medsos satu hari, kita seolah-olah ketinggal informasi sepanjang setahun lamanya.

Dari hati ini, otomatis kita telah tempatkan sosial media sebagai keperluan yang tidak dapat ditinggal. Memang ya di sosial media kita dapat memperoleh sebuah kebebasan, kita menjadi siapa saja dan jadi apa saja, kita dapat membagi info dengan siapa saja dan memperoleh info dari siapapun.

Tetapi dari kebebasan memiliki pendapat di sosial media, tidak berarti tidak ada batasnya. masih tetap ada ketentuan dan batas yang perlu kita menjaga, apa lagi bila kita sekarang ini telah memiliki karier dan tugas yang mapan, sebab bisa sehingga kita menjadi contoh dan anutan untuk beberapa orang disekitar.

Berbicara mengenai keterikatan di antara sosial media dan tugas, dua ini umumnya jadi referensi mengenai berapa loyalnya pegawai pada perusahaan, bahkan juga banyak sekarang ini perusahaan yang mengharuskan pegawainya untuk memberi username atau id media sosialnya, tidak untuk mengganggu privacy tetapi untuk sekedar kebutuhan kerja, misalkan membuat group kantor yang mempermudah komunikasi antara rekanan kerja.

Nach permasalahannya ialah bagaimana bila kita masih lakukan rutinitas yang jelek dan tidak bagus di sosial media sesudah kita bersahabat sama beberapa orang kantor ?.Banyak yang masih kurang memerhatikan akan ini di mana kita seolah-olah tidak perduli siapa yang hendak menyaksikan posting atau status yang kita buat.

Perlu untuk dipahami jika sosial media itu bukan punyamu sendiri, seseorang bisa menyaksikan apa yang kamu upload, terhitung rekanan kerja bahkan juga atasan kamu atau bos. Nikmat kalau posting itu ialah sesusatu yang positif, tetapi kalau suatu hal yang negatif bagaimana coba ?.

Janganlah sampai apa yang kamu publish di sosial media jadi bencana untuk karier yang kerja keras kamu bangkit dari nol. Karena sekarang ini telah banyak pegawai yang dikeluarkan karena mempublikasikan suatu hal dimedia sosial. Posting seperti apakah ? Berikut 5 Posting di Media Sosial yang Buat Pegawai Dikeluarkan

5 POSTINGAN DI SOSMED YANG BIKIN DIPECAT

1. Kerap Mengeluhkan karena Tugas

Web Bandar Togel Terpercaya

Tiap perusahaan mempunyai peraturan dan budaya yang berbeda. Kadang kita tidak menyenangi mengenai langkah dan style usaha perusahaan itu. Atau perusahaan tempat kita kerja kerap memperberat dengan beberapa pekerjaan yang susah kita selesaikan.

Ini kerap kita curhatkan di status media sosial. Kemungkinan kita memandang curhatan hati itu ialah hal yang umum, tetapi dapat jadikan curhatan hati itu dipandang serius oleh atasan kamu saat menyaksikan status itu. Dan pada akhirannya, bos akan memandang kamu tidak dapat bekerja dengan baik.

2. Mengupat Rekan Kantor

Mengupat ialah mengulas suatu hal dari belakang. Kita seringkali kan menyaksikan seorang mengupat di sosial media, meluapkan semua kekecewaannya ke seseorang dimedia sosial, dan umumnya caci-maki ini diberi bumbu dengan kata-kata yang kasar dan tidak bagus untuk dibaca.

Menjelekan-jelekan seseorang apa lagi rekan kantor tidak menuntaskan permasalahan apa saja, yang ada kita justru akan dipandang seorang yang egois dan tidak dapat bekerja bersama dengan baik. Dan parahnya kembali, kita mungkin akan dijauhi oleh rekan satu kantor kita. Diajuhin rekan satu kantor itu maknanya akan kurangi keproduktifan kita diperusahaan itu.

3. Menshare Rahasia Perusahaan

Salah satunya kekeliruan fatal untuk kita dapat dikeluarkan ialah mengungkapkan rahasia perusahaan. Saat kita telah bekerja di suatu perusahaan, itu maknanya kita sudah mengetahui norma mengenai sebuah info yang perlu di publish, dan info yang tidak harus di publish pada orang lain.

Ibaratnya ada orang yang lain menebarkan noda kamu sendiri ke semuanya orang, bagaimana hati kamu ?.Nach begitupun dengan perusahaan, info yang perlu dijaga tidak cuma info yang memiliki sifat rahasia pribadi atau barisan saja, justru kekeliruan yang cukup kerap dijumpai ialah suatu hal yang remeh, misalkan selfie pada tempat penting beberapaya dan dikantor.

Ngerinya perusahaan pesaing akan menyaksikan photo itu, dan mengaitkan secara mudah perusahaan tempat kamu kerja. Maka jangan sampai mempublikasikan rahasia perusahaan di sosial media karena akan membuat kamu dapat dikeluarkan atau bahkan juga dituntut oleh perusahaan tempat kamu bekerja.

4. Membagi Hal yang Jelek

Gambar baik yang kamu bangun dikantor tidak boleh dirusak dengan rutinitas jelek saat berselancar di media sosial. Telah disebutkan awalnya jika kita kadang lupa siapa yang dapat menyaksikan posting yang kita upload dimedia sosial, bisa saja rekan satu kantor bahkan juga atasan kita menyaksikan postingan-postingan kamu yang tidak baik. Misalkan mempublikasikan banyak komentar yang bau kasar, SARA, atau membagi posting jelek seseorang, dan hal negatif lainnya.

Bila terus-terusan lakukan itu, karena itu bukan mustahil kamu akan dikeluarkan karena telah membuat malu nama perusahaan, apa lagi kalau kamu memasukkan nama perusahaan tempat kamu bekerja di info account media sosial-mu. Akhirnya dapat dipikirkan pemikiran seseorang mengenai kamu dan tempat kamu bekerja sesudah menyaksikan posting kamu yang tidak baik.

Contoh Oh rupanya ini ya watak orang yang bekerja di A(.

5. Minta Info Lowongan Tugas

Ok, kemungkinan sekarang ini kamu berasa tidak nyaman bekerja dikantor, atau tidak senang dengan upah yang diberikan. Pada point ini ialah hal yang lumrah untuk kita, di mana kita selalu ingin cari dan ingin memperoleh yang lebih. Kalau ada perusahaan yang ingin bayar kita semakin besar dibanding tempat kerja sekarang ini, mengapa tidak menimbang untuk resign.

Saat sebelum memundurkan diri dari tempat kerja sekarang ini, sebaiknya kamu pastikan sudahkah ada tugas alternatif yang lebih bagus, janganlah sampai kamu telah memundurkan diri, eh rupanya kamu belum memperoleh tugas alternatif, itu maknanya kamu bisa menjadi pengangguran.

Umumnya, kita malah terus-terang mempublikasikan mencari lowongan kerja, walau sebenarnya status kita masih sebagai pegawai perusahaan lain. Efeknya bila atasan menyaksikan ini, kemungkinan membuat berasa jika kamu tidak betah kembali bekerja dikantor.

CARA MENGATASINYA Memang sich, dalam kasus ini kemungkinan membuat kita berasa tidak nyaman mempositng apa saja dimedia sosial, dan berasa kebebasan berekspresif jadi sedikit terganggu. Tetapi ada cara-cara untuk kita dapat menangani hal ini. yakni

1. Bikinlah 2 Account Media Sosial

Kamu dapat membuat 2 account media sosial. Dengan membuat 2 account sosial media, kita dapat membandingkan yang mana account untuk privasi individu, dan yang mana account untuk kebutuhan pekerjaan. Tetapkan 1 account semua didalamnya ialah keluarga, dan 1 account-nya kembali didalamnya rekan satu kantor kita. Keuntungan membuat 2 account sosial media ialah supaya privasi kita tidak terusik dengan pekerjaan.

2. Privat Account Media Sosial

Kamu dapat men-setting privacy account sosial media dengan memfiltrasi siapa saja saja yang dapat menyaksikan status atau posting yang hendak kita unggah. Nyaris tiap sosial media memiliki sejumlah fitur semacam ini, tentu saja supaya rekan satu kantor tidak dapat menyaksikan postingan-postingan yang di bagi, kamu dapat aktifkan feature privasi sosial media seperti ini.

3. Tahanlah Posting Anda

Langkah paling akhir dengan belajar untuk mengendalikan diri untuk mempublikasikan sesuatu. Memang sich ini dirasakan sangat mengganggu kebebasan kita, tetapi sebaiknya dibanding repot mengurus sosial media, lebih bagus kita konsentrasi pada masa datang dengan perbanyak belajar supaya banyak prestasi yang hendak kita peroleh.

Komentar