Aglaonema Wulandari : Tips Memilih, Perawatan dan Harganya

Aglaonema Wulandari : Tips Memilih, Perawatan dan Harganya

Aglaonema-Wulandari

Aglaonema Wulandari, sudah sangat terbiasa sekali jika mendengar nama tersebut. Mungkin teman kalian juga ada yang bernama Wulandari?!

Meskipun bernama keIndonesiaan, nyatanya tanaman hias Aglaonema Wulandari ini sebenarnya diimpor dari negara Thailand.

Varietas Wulandari ini mulai dikembangkan sejak tahun 2015 dari hasil mutasi kultur jaringan, yaitu pemisahan bagian tanaman yang dikembangkan dengan cara mengisolasi di tempat tertentu.

Harga Aglaonema Wulandari

Aglaonema Wulandari yang masih muda atau remaja, masih bertahan di harga yang sama yaitu antara Rp. 200.000 sampai Rp. 350.000

Sedangkan yang sudah dewasa atau indukan, bisa dibandrol dengan harga Rp.600.000 sampai Jutaan tergantung jumlah daun dan bentuk penampilannya.

Harga-Aglaonema-Wulandari

Karena salah satu tanaman hias yang menjadi buruan kolektor, membuat harga Aglaonema Wulandari ini masih sangat stabil bahkan bisa naik.

Gambar Aglaonema Wulandari

Gambar-Aglaonema-Wulandari Gambar-Aglaonema-Wulandari Gambar-Aglaonema-Wulandari

Yang membuat unik dari Aglaonema Wulandari ini adalah bentuknya yang berbeda dari Aglonema lainnya. Ya memang agak sama dengan Aglaonema Suksom bisa kita lihat dari Gambar Aglaonema Wulandari diatas.

jika dilihat lebih detail lagi Gambar Aglaonema Wulandari diatas bisa kalian lihat daun Wulandari ini berbentuk oval membulat dan juga sangat lebar, sedangkan pada suksom juga berbentuk bulat tetapi tidak selebar Wulandari ini.

Pada Aglaonema Wulandari yang masih muda, daunnya berwarna merah dan sedikit garis hijau dibagian tepinya. Sedangkan jika sudah dewasa, akan memiliki paduan 3 warna merah muda, hijau dan kuning.

Meskipun demikian, warna merah muda lebih sangat mendominasi di seluruh bagian daunnya maupun tangkainya.

Perawatan Aglaonema Wulandari

Perawatan Aglaonema Wulandari tidaklah susah. Prosesnya cukup mudah akan tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mendapatkan hasil yang maksimal pastinya.

Berikut akan kami berikan beberapa hal yang harus kalian perhatikan dalam proses Perawatan Aglaonema Wulandari:

Perawatan-Aglaonema-Wulandari

Menentukan Media Tanam

Pemilihan media tanam Aglaonema Wulandari harus tepat yakni menggunakan tanah dengan tingkat pH yang netral atau berkisar antara 6 - 7.

Campurannya sendiri kalian bisa menggunakan kompos daun yang dibuat dari sampah organik dan pasir dengan komposisi sekitar 3:1.

Umumnya Aglaonema Wulandari ditanam dalam sebuah pot. sebelum menanam nya kalian harus susun batu atau pecahan genting pada dasar pot tersebut. setelah itu baru kalian isi dengan media tanam yang sudah kalian siapkan sebelumnya.

Mengatur Waktu Penyiraman Tanaman

Kondisi media tanam Aglaonema Wulandari ini adalah pada media tanam yang tidak terlalu kering ataupun terlalu basah. Untuk itu kalian harus perhatikan waktu dari penyiraman tanaman ini.

Penyiraman Aglaonema Wulandari bisa kalian lakukan hanya satu kali dalam sehari atau bisa disesuaikan kembali dengan kelembapan media tanamnya sendiri seperti apa.

Gunakanlah air yang bersih tanpa mengandung kaporit untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman kalian ya.

Teknik Memupuk Tanaman

Untuk kondisi yang idel, jadwal pemupukan dari Aglaonema Wulandari adalah dilakukan setiap 3 bulan sekali.

Gunakanlah pupuk khusus yang diperuntukkan untuk jenis tanaman hias daun ya. Kalian bisa meminta rekomendasi dari penjual pupuk itu sendiri.

Selain pupuk khusus yang dijual dipasaran, kalian dapat memakai pupuk alami yang gratis yaitu air cucian beras. setiap hari pasti mencuci beras sebelum dimasak bukan? nah kalian bisa pakai buat pupuk alami tuh.

Perawatan-Aglaonema-Wulandari

Namun pastikan ya tiap kali melakukan pemupukan itu dilakukan pada media tanamnya, bukan pada daun atau bahkan batang tanamannya itu sendiri.

Hal ini untuk menjaga keindahan tanaman Aglaonema Wulandari itu sendiri.

Menentukan Penempatan Tanaman

Untuk menjaga pertumbuhan Aglaonema Wulandari dengan baik, kalian harus memastikan tanaman kalian tempatkan pada tempat yang tepat.

Tempat yang tepat disini adalah tempat yang teduh atau tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung. Hal ini dikarenakan karakteristik dari tanaman Aglaonema yang tidak suka dengan pancaran sinar matahari yang banyak.

Kalian bisa tempatkan tanaman pada teras rumah maupun ruangan yang dekat dengan akses cahaya dinar matahari dengan sirkulasi udara yang lancar.

jangan tempatkan Aglaonema Wulandari kalian di ruangan gelap dan tertutup ya karena itu dapat membuat tanaman tumbuh dengan tidak normal.

Merawat Keindahan Daun

Aglaonema Wulandari keindahannya terpancar jelas dari daunnya. Untuk itu kalian harus memastikan bahwa tampilan daun tanaman kalian mengkilat, cantik dan selalu sempurna. Bagaimana caranya?

Cara mengkilapkan daun tanaman Aglaonema Wulandari ini cukup mudah dan hanya dengan bahan yang mudah di dapatkan.

Bahan yang bisa kalian gunakan adalah air, susu, serta ampas kelapa. Caranya hanya cukup kalian mengelap daun Aglaonema Wulandari kalian dengan salah satu bahan - bahan tersebut.

Gunakanlah spon halus yang sebelumnya sudah dibasahi bahan yang kalian pilih lalu dilap di bagian daun secara perlahan.

Gimana? Sangat sederhana dan mudah bukan merawat daun tanaman Aglaonema Wulandari.

Cara Memilih Aglaonema Wulandari

Cara memilih Aglaonema Wulandari yang baik agar kalian nantinya mendapatkan tanaman yang tumbuh dengan subur dan sehat tidaklah mudah. Terdapat beberapa hal yang harus kalian perhatikan sebelum membeli tanaman ini.

Berikut akan kami coba berikan beberapa tips cara memilih Aglaonema Wulandari yang baik dan sehat agar mendapatkan bibit yang berkualitas:

Cara-Memilih-Aglaonema-Wulandari

Memperhatikan Daun Tanaman

Pilihlah bibit tanaman yang mempunyai bentuk daun tegak, kekar dan tebal. Ini membuktikan jika bibit tanaman hias daun Aglaonema Wulandari tersebut tumbuh dengan akar yang sehat sehingga sudah bisa dipastikan tanaman mampu menyerap air serta hara dengan baik dan maksimal.

Melihat Corak Dan Warna Daun

Jika kalian membeli bibit Aglaonema Wulandari yang kecil, pilih bibit yang sudah memiliki daun 5 - 6 helai. Hal ini dikarenakan bibit yang sudah mempunya lebih dari 1 helai daun menandakan bahwa bibit tersebut sudah memiliki akar yang baik.

Cara-Memilih-Aglaonema-Wulandari

Jika membeli bibit tanaman yang memiliki daun kurang dari 3 helai maka ditakutkan pertumbuhannya nanti lebih lambat. Selain itu resiko kematiannya juga semakin tinggi karena kurang maksimalnya akar yang dimiliki bibit tersebut.

Bola Akar Tanaman Yang Baik Dan Sehat

Apabila bibit Aglaonema Wulandari terawat dengan baik dan benar maka tanaman dapat mengeluarkan akar sejak tumbuh daun yang pertama.

Saat membeli bibit kalian wajib untuk mengecek akar tanaman terlebih dahulu.Kalian dapat mengangkat atau mengeluarkan bibit dari pot atau wadahnya kemudian perhatikan banyak tidaknya bola akarnya.

Bibit yang baik dan sehat memiliki banyak bola akar yang berwarna putih. silahkan kalian pilih bibit tersebut untuk di beli.

Penampilan Luar Dari Bibit Yang Baik Dan Menarik

Penampilan luar dari bibit Aglaonema Wulandari yang baik adalah sebagai berikut:

  • Daun tanaman tumbuh merata ke segala arah
  • Daun berukuran lebar serta panjang daun dari helai pertama hingga akhir berukuran cenderung sama dan seragam.
  • Kondisi daun bersih mulus dan mengkilap tidak ada bekas serangan hama.
  • Daun berukuran makin ke atas makin besar.
  • Daun tersusun rapi dan rapat, tidak renggang.
  • Ruas antar batang proporsional, kokoh dan tegak.
  • Diameter batang berukuran besar dan kokoh untuk mendapatkan struktur tanaman yang bagus dan kuat.

Cara Budidaya Aglaonema Wulandari

Cara-Budidaya-Aglaonema-Wulandari

Berikut adalah 3 cara budidaya Aglaonema Wulandari bagi kalian yang mungkin ingin memperbanyak tanaman hias daun jenis ini di rumah.

Cara Budidaya Aglaonema Wulandari tidaklah susah, hanya saja kalian harus memilih teknik apa yang akan kalian kerjakan:

Budidaya Aglaonema Wulandari Dengan Biji

Tanaman Aglaonema Wulandari bisa dibudidayakan mulai dari bijinya. Cara ini memang terbilang membutuhkan waktu yang lebih lama akan tetapi tidak sulit untuk kalian lakukan.

Sebelumnya kalian harus mencari tanaman induk yang sudah berumur tua dan sudah menghasilkan biji. Hal ini untuk memudahkan kalian dan membudidayakan tanaman tersebut pastinya.

Setelah biji sudah kalian dapatkan maka silahkan kalian rendam biji tersebut selama 2 hingga 3 jam untuk merangsang proses perkecambahannya.

Budidaya Aglaonema Wulandari Dengan Cara Stek

Cara selanjutnya adalah dengan cara Stek. Stek juga dapat menjadi salah satu cara untuk berbudidaya Aglaonema Wulandari.

Mulailah dari memilih bagian pucuk dari tanaman indukan. Pastikan kalian memilih batang tanaman yang sudah kokoh agar kualitas stek yang dihasilkan bagus. Potonglah 6 sampai 7 ruas daun dan jangan asal dalam memotongnya.

Setelah bagian pucuk dari tanaman indukan sudah kalian potong, selanjutnya tanamlah potongan tersebut pada media tanam yang telah kalian siapkan sebelumnya. Setelah ditanam, tempatkanlah di tempat yang sejuk dan tidak terkena matahari secara langsung.

Cara-Budidaya-Aglaonema-Wulandari

Budidaya Aglaonema Wulandari Dengan Cangkok

Untuk cara ini memiliki tingkat keberhasilan yang kecil karna dibutuhkan ketelitian lebih dan poerawatan khusus hingga berhasil.

Batang yang akan dicangkok nantinya apbila tidak diberikan perawatan ekstra maka akan membuat batang tersebut membusuk. Jangan lupa untuk memilih batang indukan yang kokoh dan berwarna coklat.

tekniknya sama seperti proses pencangkokan pada tanaman lainnya. Rutinlah dalam menyemprot bagian yang di cangkok 2 kali setiap hari.

Normalnya akar akan muncul dari bagian yang di cangkok sekitar 3 sampai 4 minggu kemudian.

Budidaya Aglaonema Wulandari Dengan Pemisahan Anakan Induk

Ini merupakan cara budidaya tanaman Aglaonema Wulandari yang paling mudah. Hanya saja tidak gampang untuk mendapatkan indukan yang menghasilkan anakan. Mungkin bisa dibilang sangat susah.

Namun apabila kalian mendapatkan indukan tersebut maka segera kalian potong akar sambung antara anakan dengan indukannya. Namun sebelum dipotong harus kalian pastikan dahulu akar anakannya itu sendiri sudah kuat dan siap untuk di pindahkan. Ciri - ciri anakan yang sudah siap adalah akarnya berwarna putih dan lebih gemuk.

Agar tunas tumbuh cepat setelah proses pemisahan anakan, maka silahkan dipotong indukannya pada bagian pucuk. Potong dengan menyisakan satu daun saja.

Dengan ini memudahkan bagi pembentukan tunas yang baru nantinya. SIlahkan lakukan dengan rutin agar banyak tunas yang dapat dihasilkan pada peranakannya.

Cara-Budidaya-Aglaonema-Wulandari

Terakhir kami akan membagikan tips bagaimana cara memperbanyak Aglaonema Wulandari dengan mudah.

Yang pertama adalah,

Pisahkan Aglaonema Wulandari dari media tanamnya dan bersihkan sisa tanah yang masih menempel padan akarnya.

Selanjutnya,

Potong pada bagian akar paling bawah atau bonggolnya. Namun perhatikan ketika akan memotongnya, jangan sampai memotong pada bagian mata tunas. Agar bagian Aglaonema Wulandari yang atas tetap bisa tumbuh tunas baru.

Setelah itu, kalian bisa tanam pada tempat yang berbeda antara bonggol dan badan Aglaonema Wulandari tersebut.

Komentar