Tips Memilih, Merawat dan Harga Jenis Aglaonema Bidadari

Tips Memilih, Merawat dan Harga Jenis Aglaonema Bidadari

Aglaonema Bidadari merupakan salah satu golongan Aglaonema termahal dan paling banyak dicari para kolektor tanaman hias daun saat ini.

Jenis Aglaonema Bidadari ini sesuai namanya dijuluki "bidadari" karena keindahan serta keunikan warna daunnya yang sangat cantik bagaikan bidadari.

Aglaonema-Bidadari

Berapa Harga Aglonema Bidadari?

Harga Aglonema Bidadari bisa dikatakan cukup mahal dibandingkan tanaman hias daun sejenisnya.

Harganya dimulai dari Rp 250.000,- hingga jutaan rupiah bergantung dari corak, kondisi tanaman, serta prestasi dalam kontes tanaman hias.

Berapa-Harga-Aglonema-Bidadari

Berapa Harga Aglonema Bidadari Merah?

Untuk harga Aglonema Bidadari merah pun sama dengan Aglonema Bidadari lainnya di pasaran.

Untuk bibit nya saja dimulai dari harga Rp 35.000,- sedangkan harga tanaman dewasa paling murahnya seharga Rp 800.000,-.

Berapa-Harga-Aglonema-Bidadari-Merah

Gambar Aglaonema Bidadari

Gambar-Aglaonema-Bidadari Gambar-Aglaonema-Bidadari Gambar-Aglaonema-Bidadari

Dari gambar Aglaonema Bidadari tersebut tidak heran jika tanaman ini dijuluki "bidadari". Daunnya cantik dan sangat indah dan pastinya membuat siapapun yang melihatnya sangat terpesona.

Aglaonema bidadari ini adalah salah satu varietas aglaonema hybrid yang berasal dari thailand. Warna dari daunnya cantik berasal dari tanaman aglaonema red ruby yang awalnya warna daunnya pink lalu berubah menjadi merah tua dikala bertambahnya umur tanaman..

Jenis bunga aglonema bidadari saat ini termasuk golongan termahal. Kemahalannya bisa dikatakan karena kombinasi warna yang ditimbulkan pada daunnya tersebut.

Warna daunnya terdiri dari warna kuning, jingga, pink, dan hijau yang disertai tangkai penopang yang berwarna merah muda serta pada ujungnya tumbuh bercak-bercak hijau yang makin membuat unik daun tanaman ini.

Perawatan Aglaonema Bidadari

Perawatan Aglaonema Bidadari tidaklah susah. Prosesnya cukup mudah akan tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan utnuk mendapatkan hasil yang maksimal pastinya.

Berikut akan kami berikan beberapa hal yang harus kalian perhatikan dalam proses Perawatan Aglaonema Bidadari:

Perawatan-Aglaonema-Bidadari

Menentukan Media Tanam

Pemilihan media tanam Aglaonema Bidadari harus tepat yakni menggunakan tanah humus atau tanah kompos.

Campurannya sendiri kalian bisa menggunakan kompos daun yang dibuat dari sampah organik dan pasir dengan komposisi sekitar 3:1.

Umumnya Aglaonema Bidadari ditanam dalam sebuah pot dengan rekomendasi ukuran pot: diameter 20-30 cm. sebelum menanam nya kalian ahrus susuk batu atau pecahan genting pada dasar pot tersebut. setelah itu baru kalian isi dengan media tanam yang sudah kalian siapkan sebelumnya.

Perawatan-Aglaonema-Bidadari

Mengatur Waktu Penyiraman Tanaman

Kondisi media tanam Aglaonema Bidadari ini adalah pada media tanam yang tidak terlalu kering ataupun terlalu basah. Untuk itu kalian harus perhatikan waktu dari penyiraman tanaman ini.

Penyiraman Aglaonema Bidadari bisa kalian lakukan 2 kali dalam sehari atau bisa disesuaikan kembali dengan kelembapan media tanamnya sendiri seperti apa.

Gunakanlah air yang bersih tanpa mengandung kaporit untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman kalian ya.

Teknik Memupuk Tanaman

Untuk kondisi yang idel, jadwal pemupukan dari Aglaonema Bidadari adalah dilakukan setiap 30 hari sekali.

Gunakanlah pupuk NPK Daun yang diperuntukkan untuk jenis tanaman hias daun ya. Kalian bisa meminta rekomendasi dari penjual pupuk itu sendiri.

Selain pupuk khusus yang dijual dipasaran, kalian dapat memakai pupuk alami yang gratis yaitu air cucian beras. setiap hari pasti mencuci beras sebelum dimasak bukan? nah kalian bisa pakai buat pupuk alami tuh.

Namun pastikan ya tiap kali melakukan pemupukan itu dilakukan pada media tanamnya, bukan pada daun atau bahkan batang tanamannya itu sendiri.

Hal ini untuk menjaga keindahan tanaman Aglaonema Bidadari itu sendiri.

Menentukan Penempatan Tanaman

Untuk menjaga pertumbuhan Aglaonema Bidadari dengan baik, kalian harus memastikan tanaman kalian tempatkan pada tempat yang tepat.

Tempat yang tepat disini adalah tempat yang teduh atau tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung. Hal ini dikarenakan karakteristik dari tanaman Aglaonema yang tidak suka dengan pancaran sinar matahari yang banyak.

Kalian bisa tempatkan tanaman pada teras rumah maupun ruangan yang dekat dengan akses cahaya dinar matahari dengan sirkulasi udara yang lancar.

jangan tempatkan Aglaonema Bidadari kalian di ruangan gelap dan tertutup ya karena itu dapat membuat tanaman tumbuh dengan tidak normal.

Merawat Keindahan Daun

Aglaonema Bidadari keindahannya terpancar jelas dari daunnya. Untuk itu kalian harus memastikan bahwa tampilan daun tanaman kalian mengkilat, cantik dan selalu sempurna. Bagaimana caranya?

Cara mengkilapkan daun tanaman Aglaonema Bidadari ini cukup mudah dan hanya dengan bahan yang mudah di dapatkan.

Bahan yang bisa kalian gunakan adalah air, susu, serta ampas kelapa. Caranya hanya cukup kalian mengelap daun Aglaonema Bidadari kalian dengan salah satu bahan - bahan tersebut.

Gunakanlah spon halus yang sebelumnya sudah dibasahi bahan yang kalian pilih lalu dilap di bagian daun secara perlahan.

Gimana? Sangat sederhana dan mudah bukan merawat daun tanaman Aglaonema Bidadari.

Cara Memilih Aglaonema Bidadari

Cara memilih Aglaonema Bidadari yang baik agar kalian nantinya mendapatkan tanaman yang tumbuh dengan subur dan sehat tidaklah mudah. Terdapat beberapa hal yang harus kalian perhatikan sebelum membeli tanaman ini.

Berikut akan kami coba berikan beberapa tips cara memilih Aglaonema Bidadari yang baik dan sehat agar mendapatkan bibit yang berkualitas:

Cara-Memilih-Aglaonema-Bidadari

Memperhatikan Daun Tanaman

Pilihlah bibit tanaman yang mempunyai bentuk daun tegak, kekar dan tebal. Ini membuktikan jika bibit tanaman hias daun Aglaonema Bidadari tersebut tumbuh dengan akar yang sehat sehingga sudah bisa dipastikan tanaman mampu menyerap air serta hara dengan baik dan maksimal.

Melihat Corak Dan Warna Daun

Jika kalian membeli bibit Aglaonema Bidadari yang kecil, pilih bibit yang sudah memiliki daun 5 - 6 helai. Hal ini dikarenakan bibit yang sudah mempunya lebih dari 1 helai daun menandakan bahwa bibit tersebut sudah memiliki akar yang baik.

Jika membeli bibit tanaman yang memiliki daun kurang dari 3 helai maka ditakutkan pertumbuhannya nanti lebih lambat. Selain itu resiko kematiannya juga semakin tinggi karena kurang maksimalnya akar yang dimiliki bibit tersebut.

Cara-Memilih-Aglaonema-Bidadari

Bola Akar Tanaman Yang Baik Dan Sehat

Apabila bibit Aglaonema Bidadari terawat dengan baik dan benar maka tanaman dapat mengeluarkan akar sejak tumbuh daun yang pertama.

Saat membeli bibit kalian wajib untuk mengecek akar tanaman terlebih dahulu.Kalian dapat mengangkat atau mengeluarkan bibit dari pot atau wadahnya kemudian perhatikan banyak tidaknya bola akarnya.

Bibit yang baik dan sehat memiliki banyak bola akar yang berwarna putih. silahkan kalian pilih bibit tersebut untuk di beli.

Penampilan Luar Dari Bibit Yang Baik Dan Menarik

Penampilan luar dari bibit Aglaonema Bidadari yang baik adalah sebagai berikut:

- Daun tanaman tumbuh merata ke segala arah

- Daun berukuran lebar serta panjang daun dari helai pertama hingga akhir berukuran cenderung sama dan seragam.

- Kondisi daun bersih mulus dan mengkilap tidak ada bekas serangan hama.

- Daun berukuran makin ke atas makin besar.

- Daun tersusun rapi dan rapat, tidak renggang.

- Ruas antar batang proporsional, kokoh dan tegak.

- Diameter batang berukuran besar dan kokoh untuk mendapatkan struktur tanaman yang bagus dan kuat.

Cara Budidaya Aglaonema Bidadari

Berikut adalah 3 cara budidaya Aglaonema Bidadari bagi kalian yang mungkin ingin memperbanyak tanaman hias daun jenis ini di rumah.

Cara Budidaya Aglaonema Bidadari tidaklah susah, hanya saja kalian harus memilih teknik apa yang akan kalian kerjakan:

Budidaya Aglaonema Bidadari Dengan Biji

Tanaman Aglaonema Bidadari bisa dibudidayakan mulai dari bijinya. Cara ini memang terbilang membutuhkan waktu yang lebih lama akan tetapi tidak sulit untuk kalian lakukan.

Sebelumnya kalian harus mencari tanaman induk yang sudah berumur tua dan sudah menghasilkan biji. Hal ini untuk memudahkan kalian dan membudidayakan tanaman tersebut pastinya.

Setelah biji sudah kalian dapatkan maka silahkan kalian rendam biji tersebut selama 2 hingga 3 jam untuk merangsang proses perkecambahannya.

Budidaya Aglaonema Bidadari Dengan Cara Stek

Cara selanjutnya adalah dengan cara Stek. Stek juga dapat menjadi salah satu cara untuk berbudidaya Aglaonema Bidadari.

Mulailah dari memilih bagian pucuk dari tanaman indukan. Pastikan kalian memilih batang tanaman yang sudah kokoh agar kualitas stek yang dihasilkan bagus. Potonglah 6 sampai 7 ruas daun dan jangan asal dalam memotongnya.

Setelah bagian pucuk dari tanaman indukan sudah kalian potong, selanjutnya tanamlah potongan tersebut pada media tanam yang telah kalian siapkan sebelumnya. Setelah ditanam, tempatkanlah di tempat yang sejuk dan tidak terkena matahari secara langsung.

Cara-Budidaya-Aglaonema-Bidadari

Budidaya Aglaonema Bidadari Dengan Cangkok

Untuk cara ini memiliki tingkat keberhasilan yang kecil karna dibutuhkan ketelitian lebih dan poerawatan khusus hingga berhasil.

Batang yang akan dicangkok nantinya apbila tidak diberikan perawatan ekstra maka akan membuat batang tersebut membusuk. Jangan lupa untuk memilih batang indukan yang kokoh dan berwarna coklat.

tekniknya sama seperti proses pencangkokan pada tanaman lainnya. Rutinlah dalam menyemprot bagian yang di cangkok 2 kali setiap hari.

Normalnya akar akan muncul dari bagian yang di cangkok sekitar 3 sampai 4 minggu kemudian.

Budidaya Aglaonema Bidadari Dengan Pemisahan Anakan Induk

Ini merupakan cara budidaya tanaman Aglaonema Bidadari yang paling mudah. Hanya saja tidak gampang untuk mendapatkan indukan yang menghasilkan anakan. Mungkin bisa dibilang sangat susah.

Namun apabila kalian mendapatkan indukan tersebut maka segera kalian potong akar sambung antara anakan dengan indukannya. Namun sebelum dipotong harus kalian pastikan dahulu akar anakannya itu sendiri sudah kuat dan siap untuk di pindahkan. Ciri - ciri anakan yang sudah siap adalah akarnya berwarna putih dan lebih gemuk.

Agar tunas tumbuh cepat setelah proses pemisahan anakan, maka silahkan dipotong indukannya pada bagian pucuk. Potong dengan menyisakan satu daun saja.

Dengan ini memudahkan bagi pembentukan tunas yang baru nantinya. Silahkan lakukan dengan rutin agar banyak tunas yang dapat dihasilkan pada peranakannya.

Komentar